Jumat, 19 September 2014

Kesalahan Orangtua Dalam Mendidik Anak


Remaja adalah masa transisi antara masa kanak-kanak dan dewasa. Bagi sebagian besar orangtua, inilah masa yang bisa jadi cukup sulit, terutama dalam hal membangun komunikasi dengan anak remaja. Anak seakan meanjadi makhluk asing yang sama sekali beda dengan si kecil yang dikenal bertahun-tahun.

Dalam buku "Spirit for Women", Petrus Kwik mengatakan bahwa untuk menghindari hubungan tidak harmonis antara orangtua dan anak remajanya, ada lima kesalahan orangtua dalam menghadapi anak remaja yang tidak semestinya dilakukan orang tua, yaitu :

1. Tidak Mendengarkan

Anda membiarkan dia bicara sembari anda terus melakukan kesibukan lain. Taruh piring atau buku yang sedang dibaca. Tunjukkan bahwa kita memang mau dan ingin mendengarkan mereka.

2. Sok Tahu

Anda suka memotong pembicaraan atau melanjutkan kalimatnya. ini tentu akan menjengkelan bagi remaja. Hentikan kebiasaan memotong pembicaraan mereka, meski kita merasa sudah tahu apa yang mereka katakan. 



3. Memerintah

Anda bisa mendominasi anaka remaja anda sehingga dia berontak. apalagi bila disertai ancaman atau kekerasan. Beri perintah, tetapi hilangkan kata-kata seperti harus, jangan sekali-kali, atau awas, dll. Beri mereka pilihan, beri pandangan tentang konsekuensi dari tiap tindakan mereka. 

4. Protektif

Orangtua sering terlalu khawatir jika anak remaja terluka atau kenapa-kenapa. Tetapi yang orangtua lakukan justru membuatnya kehilangan kesempatan untuk mencoba hal-hal baru. Latih anak remaja untuk bisa mengambil keputusan sendiri, sambil tetap dipantau. 

5. Tukang Kritik

Orangtua yang suka memberi komentar miring atau jadi tukang kritik jelas bukan orangtua favorit bagi anak remaja. maksud orangtua agar anak remaja tidak jatuh ke gaya hidup yang salah dengan cara mengkritik, hendaknya diimbangi dengan pujian. Bagi ramaja, penghargaaan orangtua sangat berharga. Saat meraka dibesarkan dengan perasaan hormat, maka mereka juga akan menghormati dirinya sendiri dan orang lain

6. Bertengkar di hadapan anak
Psikologi anak akan terganggu saat melihat orang tuanya bertengkar. Terlebih jika hal ini sudah terlampau parah ini akan menjadikan trauma tersendiri. Usahakan saat anda dan pasangan anda sedang dalam amarah diskusikan masalah anda di suatu tempat yang jauh dari anak anda


7. Berat Sebelah
Perlakuan yang berbeda terhadap anak satu dengan lainnya membuat kecemburuan anak. Berlakulah seadil mungkin terhadap anak-anak anda.


Mungkin itu yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar